Menanti Hujan “Bab.1.1”

Bab 1.1 Menanti Hujan | Hujan Masa Kecil Ku

Aku selalu menatap keluar jendela rumah ku, ku melihat begitu indahnya rintikan hujan yang turun dari langit. Nama ku ikhsan pemuda berumur 19tahun yang selalu meneteskan air mata di kala hujan turun. Aku teringat akan masa kecilnya yang begitu indah namun kini telah pudar.

“Ikhsan .. ikhsan main yuk?” sahut seorang teman dari luar rumah. Dia adalah danar, sahabat sekaligus keluarga ke2 bagi ku. Kami selalu bersama sedari kecil. Selain itu aku juga mempunyai teman yang lain ada Andri, Achong, Lisa, Nur, Nita, dan Vicky.Kami selalu bersama bermain apapun itu, hari kami tiada kosong tanpa gelak tawa dan canda. Pintu rumah ku pun ku buka dan lalu sambil berbisik ku bertanya pada danar “Mau main apa?, kan dah mau hujan nar?” “Emang itu tujuan utamanya, ayo kita mandi hujan anak – anak dah pada nunggu tuh!” ajak danar. “Sebentar gue izin dulu ma ibu gue ya?” sahut ku, “Ya udah jangan lama – lama! Keburu hujannya turun nih”.

Dengan sedikit merengek kepada ibu ku, aku meminta untuk diizinkan keluar dan bermain bersama teman – teman ku.

“Ibu ikhsan mau mandi hujan ya?” pinta ku “Ngapain sih? ngotor – ngotorin baju aja? dah gak usah dirumah aja mendingan cuci kaki tidur siang !” Ibu ku menolak mengizinkan aku keluar, Dengan sedikit merengek ku membujuk ibu ku dengan “Jurus Pamungkas” ku. “Itu danar juga mandi hujan? masa ikhsan gak boleh sih?” ibu ku yang tak tega melihat rengekan ku pun membolehkan aku keluar untuk bermain bersama teman – teman ku. “Yaudah boleh .. Tapi jangan pake celana panjang ya? Ganti dulu sana?” “Siap Mom!!” sahut ku.

Lantas tanpa fikir panjang ku berlari keluar dan menghampiri teman – teman ku yang telah menunggu ku sedari tadi. “Lama banget sih lu san?” serentak mereka mengomeli keterlambatan ku, “Iya .. Iya biasa tadi izin dulu ma nyokap? Gimana dah gerimis blom?” tanya ku pada mereka. “Blom sedikit lagi kayanya? soalnya geledek dah kedengeran molo!” sahut Lisa.

Akhirnya hujan pun turun, kami yang sedari tadi menunggu hujan akhirnya terhanyut oleh kebahagiaan buaian hujan yang menerpa wajah kami.

(Bersambung….)

About chandechildz

I'm the simple man Always happy everday every time every well View all posts by chandechildz

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: