Puisi Untuk Tuhan

Ya Allah

Tertunduk hambamu dalam sujud …

Terisak hambamu dalam doa ….

Penyesalan akan 19 tahun dosa tak terkendali

Tiada harap hamba terhadap pesta duniawi

Banggakan umur yang mulai terkikis dari bibir jasad …

Namun hamba terharap dalam sujud ku

Akan kau hadiah kan nikmat terbesar dalam doa ku ….

Namun apa pantas pendosa ni dapatkan hadiah itu ?

Tersadar hamba akan hati yang telah jadi batu

Akan akal yang jadi kabut

Akan kehidupan yang terasa bagai badai tiada henti dalam keindahan ilusi nafsu tiada henti

Ya tuhan berikan hamba mu makna akan sebuah kehidupan sesaat ni

Agar hamba dapat cicipi kehidupan abadi bersama mu

Karena tangis penyesalan telah terurai bagai satu untaian puisi

Semoga kematian ku datang dalam pelangi fajar

Dalam sujud shubuh yang sunyi

Dalam heningnya pagi

Dalam kebisingan dzikir

Dalam ketenangan lantunan Qur’an

Dalam tangis Penyesalan

Dan cinta suci ku hanya untuk mu dalam setiap cahaya sholat ku .. …

About chandechildz

I'm the simple man Always happy everday every time every well View all posts by chandechildz

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: